WELCOME

<< WELCOME >> << WELCOME >>

Senin, 30 Juni 2014

VISI MISI CAPRES DAN CAWAPRES

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang berkedaulatan dan merdeka dimana bangsa yang merdeka tentunya akan mengatur urusan dalam negerinya sendiri tanpa ada campur tangan lagi dari negera luar dalam urusan pemerintahan . Sejak peristiwa proklamasi di tahun 1945, terjadi perubahan yang sangat mendasar dari negara Indonesia , terutama yang berkaitan dengan kedaulatan dan sistem pemerintahan dan politik . Pada awal masa kemerdekaan , kondisi politik Indonesia belum sepenuhnya baik . Kondisi indonesia masih belum tertata dengan baik dan belum stabil . Tetapi , setelah beberapa tahun berjalan kondisi internal Indonesia sudah mulai teratur dan membaik . Selangkah demi selangkah Indonesia mulai membenahi dan mengatur sistem pemerintahannya sendiri .
Di zaman sekarang yaitu zaman yang serba modern dengan mulai lunturnya rasa nasionalisme  banyak pemuda Indonesia yang tidak mengerti akan makna politik bebas aktif yang digunakan oleh Indonesia, dan tidak sedikit di antara mereka yang salah mengartikan makna politik bebas aktif tersebut . Oleh karena itu , kiranya kita perlu untuk membahas tentang politik dan strategi bangsa Indonesia.


BAB II
PEMBAHASAN

I. VISI MISI CAPRES DAN CAWAPRES
Visi Misi Capres dan Cawapres Nomer Urut 1, Prabowo - Hatta
Berikut 8 program pembangunan ekonomi kerakyatan yang tercantum dalam data kpu.go.id:
1. Memprioritaskan alokasi anggaran untuk pembangunan pertanian, kehutanan, perikanan dan kelautan, koperasi dan UMKM.

2. Mendorong perbankan nasional dan lembaga keuangan lain untuk memprioritaskan penyaluran kredit bagi petani, peternak, nelayan, buruh, pegawai, industri kecil dan menengah

3. Mendirikan Bank Tani dan Nelayan

4. Melindungi dan memodernisasi pasar tradisional

5. Melindungi dan memperjuangkan hak-hak buruh

6. Mengalokasikan APBN minimum Rp1 miliar/ desa/ kelurahan per tahun langsung ke desa/ kelurahan dan mengimplementasikan Undang-undang Desa

7. Mendirikan lembaga tabung haji

8. Mempercepat reforma agraria untuk menjamin kepemilikan tanah rakyat, meningkatkan akses, dan penguasaan lahan.

Visi Misi Capres dan Cawapres Nomer Urut 2, Jokowi – JK
Visi : Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian  berlandaskan gotong royong.
Misi :
1. Mewujudkan keamanan nasional yang mampu menjaga wilayah, menopang kemandirian ekonomi dengan mengamankan sumber daya maritim dan mencerminkan kepribadian Indonesia sebagai negara kepulauan.
2. Mewujudkan masayarakat yang maju, berkeseimbangan dan demokratis berlandaskan negara hukum.
3. Mewujudkan politik luar negeri bebas dan aktif dan memperkuat jati diri sebagai negara maritim.
4. Mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia yang tinggi, maju dan sejahtera.
5. Mewujudkan bangsa yang berdaya saing.
6. Mewujudkan Indonesia menjadi negara maritim yang mandiri, maju, kuat, dan berbasiskan kepentingan nasional.
7. Mewujudkan masyarakat yang berkepribadian dalam budaya.

BAB III
PENUTUPAN

A. KESIMPULAN
Kita Mengambil dari kejadian yang nyata, yang pernah terjadi di Indonesia. Lihatlah keadaan sekitar. Masalah Demokrasi, penegakkan HAM, penegakan hukum, pemberantasan korupsi atau diskriminasi itu normatif. Percayalah itu tak akan jauh berubah. Kalau rakyat Indonesia tetap miskin dan sengsara karena pemimpinnya impor melulu dan kekayaan alam kita dirampok asing buat apa?
Ide Prabowo di akhir debat itu yang menarik. Prabowo ingin kekayaan alam Indonesia dinikmati oleh rakyat Indonesia. Sehingga kita semua bisa makmur.
Prabowo juga ingin bangsa Indonesia jadi bangsa yang produktif. Bisa bikin mobil, motor, kereta, kapal, dan pesawat sendiri. Dan Prabowo sudah menggandeng pakar pembuat pesawat Prof Dr BJ Habibie untuk itu.
Bandingkan dgn Jokowi yang impor 1000 Bis CIna untuk Busway, Bis Tingkat, dan rencananya juga Monorail. Atau mau bikin Mobil Nasional Esemka, tapi justru merangkul sekolah SMK yg tidak pengalaman dalam INDUSTRI Mobil dan akhirnya gagal. Itulah substansi yang harus kita perhatikan.
Jangan pilih pemimpin yang sering melakukan kegagalan misalnya Railbus di Solo gagal, Mobil Nasional Esemka gagal, Jakarta tambah macet, Impor 1000 Bis Busway yang bermasalah, dsb.















Tidak ada komentar:

Posting Komentar